Resensi Buku Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Menulis Berita untuk Pemula

Cover buku “Jurnalistik Asyik” karya Ahmad Faizin Karimi terbitan Esensi
Judul Buku: Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Belajar Menulis Berita
Penulis: Ahmad Faizin Karimi
Penerbit: Esensi, Jakarta
Tahun Terbit: 2019 / 2020
Cetakan: Cetakan Pertama
Tebal: 152 halaman
ISBN: 9786237478034
RESENSI BUKU | Di era informasi yang bergerak sangat cepat seperti sekarang, kemampuan menulis berita tidak lagi hanya dimiliki oleh wartawan profesional. Mahasiswa, humas lembaga, aktivis organisasi, pengelola media sosial, hingga masyarakat umum juga dituntut mampu menyampaikan informasi secara jelas, akurat, dan bertanggung jawab. Dalam konteks inilah buku Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Belajar Menulis Berita karya Ahmad Faizin Karimi menjadi bacaan yang relevan dan bermanfaat.
Buku ini hadir dengan pendekatan yang lebih sederhana dibandingkan banyak buku jurnalistik yang biasanya terasa kaku dan terlalu teoritis. Penulis menggunakan bahasa yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga pembaca seolah sedang diajak berbincang langsung mengenai dunia jurnalistik. Bahkan dari judulnya saja, pembaca sudah bisa menangkap pesan bahwa mempelajari jurnalistik tidak harus terasa rumit dan membosankan.
Penulis memulai dengan pandangan bahwa masih banyak orang yang mengira jurnalistik hanya sebatas aktivitas menulis berita. Padahal, menurut buku ini, jurnalistik jauh lebih luas karena melibatkan kemampuan berpikir kritis, logis, objektif, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik. Tidak semua peristiwa yang menarik layak menjadi berita, dan tidak semua peristiwa penting otomatis menarik untuk dibaca. Di situlah seorang jurnalis dituntut memiliki kepekaan.
Salah satu bagian yang paling menonjol dalam buku ini adalah pembahasan tentang nilai berita. Penulis menjelaskan bagaimana seorang jurnalis harus mampu menentukan sudut pandang atau angle dari sebuah peristiwa agar informasi yang disampaikan memiliki daya tarik sekaligus nilai informasi yang kuat. Dalam praktik jurnalistik modern, kemampuan memilih angle sangat menentukan apakah sebuah berita akan menarik perhatian pembaca atau justru terlewat begitu saja.
Selain itu, buku ini juga membahas langkah-langkah praktis dalam menulis berbagai jenis berita. Mulai dari pengenalan unsur 5W+1H, cara membuat lead atau pembuka berita, menyusun isi berita, hingga teknik menulis secara efektif dan tidak bertele-tele. Penjelasan seperti ini sangat membantu bagi pembaca pemula yang sering merasa bingung ketika harus mulai menulis dari awal.
Tidak hanya membahas aspek teknis, penulis juga memberi perhatian pada persoalan etika jurnalistik. Ia menegaskan bahwa tugas jurnalis bukan hanya menyampaikan informasi secepat mungkin, tetapi juga memastikan berita tersebut akurat, berimbang, dan tidak menyesatkan publik. Dalam situasi media sosial yang dipenuhi hoaks dan informasi yang belum terverifikasi, pembahasan ini terasa sangat penting. Informasi perpustakaan juga menyebut buku ini sebagai panduan tentang etika serta teknik penulisan berita yang baik bagi seorang jurnalis.
Hal menarik lainnya, buku ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menghadirkan refleksi mengenai makna profesi jurnalistik itu sendiri. Penulis mengajak pembaca memahami bahwa jurnalistik bukan sekadar pekerjaan menulis, melainkan kerja intelektual dan moral. Menjadi jurnalis berarti memiliki keberanian untuk menyampaikan fakta dan menjaga kebenaran di tengah berbagai kepentingan.
Dari sisi bahasa, buku ini sangat cocok bagi pembaca pemula. Mahasiswa ilmu komunikasi, siswa yang aktif di ekstrakurikuler jurnalistik, pengelola media kampus, maupun siapa saja yang ingin belajar dasar-dasar jurnalistik akan merasa terbantu dengan gaya penyampaian yang sederhana dan lugas. Buku ini tidak berusaha tampil terlalu akademis, tetapi justru kekuatannya terletak pada kesederhanaan itu.
Meskipun demikian, bagi pembaca yang sudah lama berkecimpung di dunia media atau jurnalisme profesional, isi buku ini mungkin terasa masih sangat dasar. Pembahasan mengenai media digital, algoritma portal berita, SEO jurnalistik, maupun tantangan kecerdasan buatan dalam dunia pers belum menjadi fokus utama. Namun hal itu cukup wajar karena buku ini memang ditujukan sebagai panduan awal bagi mereka yang baru mulai belajar.
Secara keseluruhan, Jurnalistik Asyik: Panduan Praktis Belajar Menulis Berita merupakan buku pengantar jurnalistik yang efektif, mudah dipahami, dan tetap relevan dengan kebutuhan zaman. Buku ini tidak hanya mengajarkan teknik menulis berita, tetapi juga membentuk pola pikir jurnalistik yang sehat: kritis, objektif, dan bertanggung jawab.
Buku ini layak dibaca oleh siapa saja yang ingin memahami dasar-dasar jurnalistik dengan cara yang lebih ringan namun tetap bermakna. Sebab pada akhirnya, menulis berita bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga kualitas kebenaran di tengah derasnya arus informasi.
Dan sebagaimana judulnya, buku ini berhasil menunjukkan bahwa belajar jurnalistik memang bisa terasa menyenangkan. (ath)
Pastikan anda terus menerima berita update dari Deal Channel dan Alwas Mart Media melalui Whatsapp Channel:
https://whatsapp.com/channel/0029VaFToFG8kyyGpriTkR0G

Previous Post